Berbahan Dasar Susu Tapi Yoghurt dan Kefir Berbeda

Kali ini kita bahas perbedaan Yoghurt sama Kefir yang sama-sama punya kandungan berbahan dasar susu… 

Kedua produk ini punya pasar tersendiri dan lagi digemari banget sama orang-orang yang udah merhatiin gaya hidup sehat. Yoghurt dan Kefir. Yoghurt mungkin bagi kamu gak asing, tapi kefir… sepertinya ada yang mungkin belum pernah coba! 

Kefir terbuat dari campuran ragi dan 61 bakteri. Cool! Hal ini lah yang bikin kefir punya lebih banyak mikroorganisme yang baik buat ususmu. Dua ragi yang bermanfaat banget ialah Saccharomyces unisprous dan Saccharomyces cerevisiae. Nah, kalo yoghurt itu terbuat dari susu yang difermentasikan dengan bakteri asam laktat Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophillus . Jadi meskipun agak sedikit beda nih kandungannya, keduanya sama-sama punya banyak kandungan yang dibutuhkan tubuhmu. 

Tahukah kamu, kombinasi pembuatan kefir dari ragi dan bakteri itu disebut biji kefir? Fermentasi dengan suhu ruangan dari bahan keduanya lah yang menghasilkan butiran biji kefir. Gak selalu kefir dibuat dari susu sapi lho, karena ada juga yang berbahan dari hewan lain seperti kambing atau pun susu nabati.

Rasa kefir tuh kayak apa sih? 

Kefir punya rasa lebih asam daripada saudara kembarnya; yoghurt. Terus tergantung banget sama waktu fermentasi, semakin lama bisa semakin kuat dan agak kerasa berkarbonasi! Teksturnya pun lebih encer, emang cocok dijadikan minuman gitu biasanya… sore-sore.. kalo udah cape tuh sama jadwal google meet/zoom. Cucok!

Sementara proses pembuatan yoghurt dibikin dari pasteurisasi susu. Rasa khas yoghurt yang udah pernah kamu coba itu loh, merupakan hasil dari kultur yang memfermentasi laktosa; gula alami dalam susu. Mungkin kalo ditanya yoghurt tuh gimana rasanya… hampir semua yang baca sekarang pasti udah paham banget! Asiknya yoghurt ini punya rasa jauh lebih ringan dan cenderung bertekstur sedikit kental meski kini banyak kok produk yoghurt lezat yang dikemas juga dalam bentuk minuman. Lebih praktis! 

Entah sejak kapan keduanya jadi satu destinasi perut kekinian yang sekarang gak hanya mudah ditemukan tapi bisa banyak pilihannya. Kayak kita udah gak asing sama jajanan viral yoghurt atau kefir yang jadi bahan dasar campuran sup buah atau smoothies bowl. Duh, bikin ingin ngemilin sekarang! Mungkin karena makin ke sini juga banyak orang yang memperhatikan hidup sehat, ya. Belum lagi media sosial bisa jadi platform bikin keduanya viral dengan segala macam olahannya! Nyam! 

Sekarang kita ajak kenalan ya sama manfaat-manfaat apa yang bisa kamu dapat ketika ngemil keduanya. Pertama, karena kefir mengandung salah satu probiotik yang disebut Lactobacillus kefiri yang mampu berhentiin tumbuhnya bakteri penyebab infeksi. Udah gitu kefir mengandung antioksidan dan antiradang jadi bantuin kamu pulih dari kondisi saluran pencernaan. Oia, buat catatan tambahan… susu kefir aman banget buat anak tapi kurang aman kalo dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.

Gak bosen-bosen juga mau ingetin kamu soal kegunaan ngemilin yoghurt. Kandungannya punya protein yang amat baik untuk jaga fungsi tubuh kamu dan pastinya bantu jaga tekanan darah. Kalsium yang kaya pada yoghurt bantu mencegah terjadinya osteoporosis. Kalo buat kamu yang lagi jagain berat badan supaya ideal, yoghurt juga pas nih masuk daftar camilanmu! Kenapa? Soalnya kandungan nutrisinya memicu produksi hormon antilapar, bikin cepat kenyang.

Gokil! Dua-duanya punya kelebihan masing-masing, jadi saling lengkapi gitu rasanya. Yang jual udah banyak, pastikan aja pilih yang terbaik. Ok? Sama-sama bagus, kenapa gak dicoba sekarang? Daripada konsumsi makanan viral yang banyak kalori dan gak sehat 🙂

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *